Latest Post
suluk kopi hitam
ku jenguk pemikir pemikir malam warung kopi sebelah stasiun radio
tak ada bau anyir tabiat yang menyimpang
tak ada kasak kusuk
yang ada malah suluk kopi hitam ,dan kontemplasi
pak tarno tukang warung menyapa ,sambil pamer gigi depannya yng bolong " sudah selesai siarannya ?"
ku jawab dengan bahasa isYarat ,sambil membanting pantat ke bangku usang
~arrimaya~
tak ada bau anyir tabiat yang menyimpang
tak ada kasak kusuk
yang ada malah suluk kopi hitam ,dan kontemplasi
pak tarno tukang warung menyapa ,sambil pamer gigi depannya yng bolong " sudah selesai siarannya ?"
ku jawab dengan bahasa isYarat ,sambil membanting pantat ke bangku usang
~arrimaya~
potret malam seberang toko ang hok cien liem
ini bau khas jalanan beraspal yang baru di hantam air hujan
di emper toko etnis cina masih saja orang orang malam itu tiduran begitu saja
mengesankan lelah, menggambarkan beberapa problema entah problema kelas apa?
amatilah mereka, siapa suruh begitu ? apa sudah makan malam ? apa mereka dapat uang juga dari meminta minta dengan memasang tampang nasib 'jeblok'nya sebagai senjata mendapat belas kasian ?
ini jatah hidup ? jatah nasib ? keadilan NYA ?
di emper toko etnis cina masih saja orang orang malam itu tiduran begitu saja
mengesankan lelah, menggambarkan beberapa problema entah problema kelas apa?
amatilah mereka, siapa suruh begitu ? apa sudah makan malam ? apa mereka dapat uang juga dari meminta minta dengan memasang tampang nasib 'jeblok'nya sebagai senjata mendapat belas kasian ?
ini jatah hidup ? jatah nasib ? keadilan NYA ?




